Menjelang satu tahun menjalankan bisnis Jualan Baju dan Produk Fashion Menggunakan Katalog, tentunya banyak sekali pengalaman yang didapatkan yang senantiasa akan menjadikan pelajaran yang sangat berharga bagi RaRa Fashion agar menjadi lebih dewasa dan Profesional dalam menjalankan bisnis. Hingga ada pertanyaan yang akan sulit kami jawab, yaitu Memilih MLM Fashion atau Pakaian Distro (Non MLM, termasuk didalamnya keagenan Busana Muslim) sebagai bisnis utama...?

Tetapi sebelumnya, muncul pertanyaan, Haruskah memilih salah satu jenis keagenan...? apakah akan lebih fokus di MLM fashion, dengan cara mengurangi pengembangan bisnis pakaian distro dan busana muslim, apakah sebaliknya, mengembangkan keagenan pakaian distro dan memperlakukannya sebagai Core Business. Lalu, mengapa harus fokus ke salah satu dan tidak dua-duanya...? Pengalaman kami selama satu tahun menjalankan dua keagenan secara bersamaan, ada banyak sekali hambatan yang ditemui. Mulai dari Modal yang harus terbagi, masalah administrasi penjualan, kecepatan transaksi mengingat supplier yang berbeda-beda dengan kecepatan merespon order yang berbeda akan menghambat dan menimbulkan masalah di kepuasan konsumen.

Ada banyak kekurangan dan kelebihan yang saling menutupi pada dua jenis keagenan yang berbeda ini, oke... marilah kita coba petakan kelebihan dan kekurangannya.

Kelebihan MLM Fashion


  1. Model baju dan pakaian beragam, hingga jangkauan pasarnya lebih luas.
  2. Tidak ada persaingan Harga.
  3. Banyak bonus yang diberikan.
  4. Sistem jaringan, member akan mendapatkan keuntungan dari downline dengan syarat dan ketentuan tertentu.
  5. Karir, yaitu jenjang atau Level yang ditentukan oleh suatu Multi Level Marketing atas reward kepada member yang berhasil membina jaringan, mencapai target dan atau berprestasi (memberikan kontribusi bagi suatu MLM).

Kekurangan MLM Fashion

  1. Sistem Distribusi barang yang kaku, sehingga sering terjadi kerancuan antara distributor dengan member.
  2. Ada keharusan untuk selalu tutup point tiap bulan untuk mendapatkan bonus.
  3. Diperlukan tekad dan usaha yang keras untuk sukses di bisnis Multi Level Marketing.
Jika anda memilih untuk fokus di dunia Fashion MLM, melihat uraian diatas, ada beberapa hal yang harus dipahami sebelumnya yaitu: tidaklah mudah menjalankan bisnis MLM, diperlukan pengorbanan, tekad dan usaha yang tiada henti. Sebagian orang beranggapan bahwa dengan menjadi anggota suatu MLM hanya akan menguntungkan Upline-nya saja. Anggapan seperti itu adalah salah, mengapa...?


Semakin naik level atau karir anda di MLM, maka akan semakin banyak job list yang harus dilakukan. Sebagai contoh, seorang Leader, dia bertanggung jawab untuk membina downline-nya untuk memahami sistem, cara berbelanja, melatih untuk mendapatkan downline (memperluas jaringan), mengontrol omzet jaringan, dan list lainnya yang harus dilakukan. Intinya, semakin tinggi level seorang member, maka akan semakin banyak tugas yang diemban dan harus dilakukan, jika ingin bertahan di bisnis Multi Level Marketing.
Berbeda dengan Keagenan Pakaian Distro, dimana sistem yang diterapkan adalah Jual Lepas, artinya tidak ada hubungan tertentu antara Agen dengan Distributornya. Distributor tidak bertanggung jawab secara langsung terhadap agennya, begitupun sebaliknya. Tidak ada bonus bulanan yang diberikan oleh distributor kepada agen yang berprestasi (kecuali ditentukan oleh distributor). Sehingga tidak ada "nilai lebih" yang diberikan atas usaha yang dilakukan Agen.

Namun, kelebihan sebagai seorang agen pakaian distro atau produk non MLM lainnya adalah, biasanya agen diberikan kebebasan untuk mematok harga sesuai dengan keuntungan yang diikeinginan. Kemudahan bertransaksi juga menjadi keuntungan lainnya, dimana hubungan langsung antara agen dan distributor mempersingkat komunikasi dan distribusi.

Demikian sedikit uraian mengenai keagenan baju dan produk fashion dengan sistem yang ada di Indonesia, mudah-mudahan bisa menjadi referensi ketika pembaca ada dalam situasi harus memilih antara MLM Fashion atau Distro.
Isa Maulana

Isa Maulana

eBisnis, eCommerce Konsultan. Saat ini sedang menekuni projek Reseller Dropship Lokal dan Internasional berbasis Product Review dan Online Shop.
Anda Punya Modal tapi Bingung mau Buka Usaha Apa..? Saya Carikan Peluang Usaha Dropship, Membuatkan Toko Online, Mengajarkan Cara Mengelolanya dan Memasarkannya. Mulailah Bisnis Dropship Anda Sekarang!
Penasaran bagaimana caranya bisnis anda dapat muncul di Lokal Listing mesin pencari?
Jangan ragu untuk mengirimkan email untuk sekedar bertanya ataupun konsultasi e-business dan e-commerce.

Silahkan Berkomentar:

1 komentar:

  1. Kiat Memilih Bisnis MLM

    Multi Level Marketing atau MLM belakangan ini memang banyak dijadikan sebagai salah satu alternatif dalam mencari penghasilan tambahan. Apakah anda salah satunya? Intip kiat ini untuk panduan Anda berbisnis!

    Banyak ibu rumah tangga yang memanfaatkan waktu luangnya di rumah untuk berbisnis MLM. Bahkan ada lho, yang menjadikan bisnis MLM sebagai penghasilan utamanya. Namun, semua itu bisa terjadi jika sudah sukses pada level tertentu dari jaringan MLM yang diikuti.

    Sebenarnya MLM itu apa sih? MLM adalah sebuah bisnis pemasaran atas suatu produk yang dilakukan melalui banyak tingkatan atau level, yang sering disebut dengan up-line (tingkat atas) dan down-line (tingkat bawah). Gampangnya sih, sistem pemasaran dan penjualan atas suatu produk dengan menggunakan sistem jaringan atau networking. Up-line diharuskan untuk mencari down-line sebanyak-banyaknya agar mendapatkan bonus yang berlipat.

    Di Indonesia, bisnis MLM makin berkembang dengan pesat dari tahun ke tahun yang menunjukkan bisnis ini mempunyai prospek yang cukup cerah di Indonesia. Alasannya, makin berkembangnya naluri wirausaha saat ini membuat orang berlomba-lomba bekerja keras untuk masa depan yang lebih baik. Kemudian budaya persahabatan dan networking di Indonesia memungkinkan bisnis MLM yang tumbuh dari jaringan dapat berkembang pesat. Faktor pendukung lain di tengah jumlah pengangguran di Indonesia yang semakin membengkak, bisnis MLM ini bisa menjadi solusi karena mampu menciptakan kesempatan kerja yang luas.

    Uniknya, bisnis MLM tidak seperti bisnis lainnya yang membutuhkan modal yang besar dan kemampuan yang tinggi. Setiap orang dari latar belakang apa pun dapat menjalankan bisnis ini. Karena suatu manajemen yang mengelola MLM biasanya akan memberikan tambahan pengetahuan bagi anggotanya, baik itu berupa seminar, maupun pelatihan langsung mengenai teknik-teknik pemasaran untuk menjalankan bisnis tersebut.

    Lalu perusahaan MLM yang manakah yang sebaiknya kita pilih? Berikut tips khusus untuk Anda :

    1. Bila Anda ingin memiliki pelanggan tetap, maka pilihlah perusahaan yang tidak hanya menawarkan barang dan jasa yang seragam, tetapi pilihlah yang memiliki aneka ragam barang dan jasa untuk ditawarkan; dan yang terpenting, memiliki jaminan atas kualitas barang dan jasa yang dijualnya agar bisa ditukar apabila tidak sesuai dengan kualitas yang sebenarnya. salah satunya perusahaan mlm yang paling cepat perkembangnya dan paling banyak peminatnya di indonesia adalah perusahaan mlm melilea.

    2. Pilihlah perusahaan yang para distributornya memiliki sistem keberhasilan untuk bisa sukses, di mana sistem tersebut sebaiknya harus sudah teruji dan terbukti mampu mencetak banyak orang menjadi berhasil. Idealnya, sistem tersebut hendaknya bisa dijalankan oleh orang dari berbagai macam latar belakang usia, pekerjaan, pendidikan, jenis kelamin, bahkan oleh mereka yang tidak pernah berbisnis sama sekali. Sistem yang baik biasanya juga menyediakan alat-alat bantu usaha, seperti buku-buku kepribadian, kaset-kaset yang memberikan motivasi dan teknik, serta pertemuan-pertemuan yang bisa dihadiri. Jika ada perusahaan MLM yang menawarkan janji manis hasil besar tanpa harus kerja keras, sebaiknya Anda tinggalkan saja.

    3. Nah yang terakhir, untuk menunjukkan suatu perusahaan MLM bonafide atau tidak adalah minimal dengan melihat apakah perusahaan tersebut diterima secara nasional sistem bisnisnya. Biasanya, mereka juga akan mengutarakan visi-misinya bagi kesejahteraan perusahaan dan jaringan distributornya.

    ReplyDelete